Minuman Keras Terkenal di Dunia
Minuman Keras sudah dibuat dan dikonsumsi sejak jaman dahulu kala. Kebanyakan merupakan hasil fermentasi dari berbagai buah-buahan atau disadap dari pepohonan tertentu. Pada awalnya minuman beralkohol adalah untuk upacara religius, untuk mengusir suhu dingin pada saat musim dingin. Ini beberapa miras yang terkenal dan dikonsumsi di sebagian besar orang di dunia..
1. Beer
Merupakan semua minuman beralkohol yang diproduksi melalui proses fermentasi bahan pati dan tidak melalui proses penyulingan setelah fermentasi. Proses pembuatan bir disebut brewing. Karena bahan yang digunakan untuk membuat bir lebih unik antara satu tempat dan yang lain, maka karakteristik bir seperti rasa dan warna juga sangat berbeda baik jenis maupun klasifikasinya. Salah satu minuman tertua yang dibuat manusia, yaitu sejak sekitar tahun 5000 SM yang tercatat di sejarah tertulis Mesir Kuno dan Mesopotamia. Walaupun secara umum bir merupakan minuman beralkohol, ada beberapa jenis dari dunia Barat yang dalam pengolahannya menghilangkan hampir seluruh kadar alkoholnya, menjadikan apa yang disebut dengan bir tanpa alkohol.
2. Rum & Coke
Campuran dari rum dan coke. Rum merupakan minuman beralkohol hasil fermentasi dan distilasi dari molase (tetes tebu) atau air tebu yang merupakan hasil samping industri gula. Rum hasil distilasi berupa cairan berwarna transparan, dan biasanya disimpan untuk proses pemasakan di dalam tong yang dibuat dari kayu ek atau kayu jenis lainnya. Penghasil rum terbesar di dunia adalah negara-negara Karibia dan sepanjang Sungai Demerara di Guyana, Amerika Selatan. Selain itu, pabrik rum ada di negara-negara lain di dunia seperti Australia, India, Kepulauan Reunion. Rum terdiri dari berbagai macam dengan kadar alkohol yang berbeda-beda. Rum putih umum digunakan sebagai pencampur koktail. Rum berwarna cokelat dengan keemasan dan gelap dipakai untuk memasak, membuat kue, dan juga pencampur koktail. Hanya rum berkualitas tinggi saja yang biasa diminum lamgsung tanpa pencampur atau ditambah es batu (on the rocks).
3. Vodka & Orange
Campuran vodka dan orange juice. Vodkanya sendiri merupakan salah satu minuman beralkohol dengan kadar alkohol yang cukup tinggi, yaitu sekitar 40%, yang dibuat dari fermentasi gandum yang didistilasi.
4. Tequila
Merupakan minuman hasil distilasi (penyulingan) yang terbuat dari tanaman agave. Disebut tequila karena tequila inilah daerah penghasil yang terletak 65 kilometer barat laut Guadalajara, Meksiko. biasanya disajikan dengan garam dan jeruk nipis.
5. Margarita
Tequila yang paling umum berbasis koktail, diracik dengan campuran tequila dengan triple sec dan jeruk nipis atau jus lemon, seringkali disajikan dengan garam di bibir gelas.
6. White Russian
Merupakan jenis koktail dgn rasa manis yang mempunyai kandungan vodka, liquer kopi (biasanya Kahlua atau Tia Maria), dan juga krim.
7. s*x on The Beach
��
Merupakan wiski koktail dgn kandungan vodka, buah persik, jus jeruk dan jus cranberry.
8. Wine
Manusia sudah memproduksi minuman ini sejak 5000 tahun yang lalu. kandungannya merupakan fermentasi anggur yang mempunyai kadar alkohol antara 8% – 15%. daerah pemasarannya hampir ke seluruh dunia, sedangkan daerah produksi wine yg paling populer antara lain Perancis, Italia, Spanyol, Amerika Serikat, Argentina, Jerman, Australia, Afrika Selatan, Portugal, dan Chili.
9. Jager
Kandungannya terdiri dari alkohol, gula tebu, gula bit, jamu dan rempah-rempah. Berbeda dengan komposisinya, minuman ini katanya mempunyai rasa yang manis. Daerah pemasaran minuman ini selain di jerman juga dipasarkan di Denmark, Hungaria, dan Republik Ceko.
10. Absinth
Merupakan hasil proses fermentasi dari tumbuhan unik yang diberi nama Artemisia absinthium, kadar alkoholnya mencapai 74%, daerah pemasaran dan penjualan minuman ini kebanyakan di negara eropa, dari Francis, Republik Ceko, Swiss hingga Spanyol.
sumber: beritaunik.net
��Minuman Keras Terkenal di Indonesia
Disini saya akan menerangkan tentang beberapa minuman keras budaya Indonesia,, sebenarnya minuman keras ini tdk berbahaya dikonsumsi jika takaran pas dan memang tdk berniat mabuk ,yaitu fungsinya dapat menambah darah, tpi dewasa ini orang-orang termasuk saya(oops!) salah menggunakanya ,biasanya untuk mabuk-mabukan dengan takaran dilebihkan bahkan ada ibls yang meracuni pikiran manusia yang membuat manusia kreativ dalam pencampurannya misal: sabun,pasta gigi, sampo, danlain lain dan dimasukan ke dalam minuman tersebut sehingga tubuh menjadi bersih , EH MAKSUD SAYA NYAWA JADI BERSIH....... ini dia benda yang kita bicarakan mari kita satroni....
1. Ciu(dari yang paling sering saya beli eh maksudku sering saya minum eh maksudku sering saya dengar)
menurut hemat saya ciu beradaptasi di banyumas dan bekonang, sukoharjo jawa tengah(dekat rumah saya)jika di banyumas saya pikir di dapat dari fermentasi beras yang kadar alkoholnya adalah tretetetetet!!!!!! 60-80% ALKOHOL ,di daerah ini ciu merupakan benda yang ilegal sehingga sering diminum eh! diberantas oleh pemerintah setempat. Lain cerita jika di bekonang di tempat ini ciu resmi dan didukung oleh pemerintah setempat karena memang bertujuan untuk obat.. dan penyebaranya sampai ke wilayah timur seperti madura dan surabaya ,,Ciu ini pembuatannya menggunakan tape dan ketan sehingga hasil fermentasi dari singkong tidak seperti saudaranya di banyumas. Kedua Ciu tidak berwarna, bening dan rasanya sangat kuat.
2.Cap Tikus & Sagoer
Cap Tikus merupakan minuman keras dari Manado hasil penyulingan Sagoer. Sagoer sendiri adalah cairan yang disadap dari pohon enau dan mengandung sedikit kadar alkohol sekitar 5%. Setelah disuling dengan cara tradisional, minuman khas Minahasa ini menjadi pendorong kerja untuk kalangan petani. Namun saat ini Cap Tikus lebih menjadi sarana pelampiasan dan mabuk-mabukan. Begitu berbahayanya minuman ini hingga orang-orang tua mengingatkan agar bisa menahan atau mengontrol minum minuman Cap Tikus. Sejak dulu pula dikenal pameo menyangkut Cap Tikus, minum satu seloki Cap Tikus, cukup untuk menambah darah, dua seloki bisa masuk penjara, dan minum tiga seloki bakal ke neraka.
3.Tuak
Tuak merupakan minuman keras khas Indonesia hasil fermentasi dari bermacam buah. Bahan-bahan tuak biasanya beras atau cairan yang diambil dari tanaman seperti nira kelapa atau aren, legen dari pohon siwalan atau tal, atau sumber lain. Di daerah Batak tuak dibuat dari pohon aren yang mirip pohon kelapa maka sering disebut bir panjat. Bar-bar tradisional yang menyediakan tuak disebut lapo tuak. Sebenarnya tuak tersebar di begitu banyak daerah di Indonesia sehingga sering disebut dengan nama-nama lain, namun tuak di sini mengacu pada minuman hasil fermentasi dari buah yang manis. Sama seperti temannya dari Manado tuak juga sangat memabukkan dengan kadar alkohol yang lebih ringan. Di salah satu lapo tuak tertulis Segelas tuak penambah darah. 2 gelas, lancar bicara. 3 gelas, mulai tertawa-tawa. 4 gelas, mencari gara-gara. 5 gelas, hati membara. 6 gelas, membuat perkara. 7 gelas, semakin menggila. 8 gelas, membuat sengsara. 9 gelas, masuk penjara dan 10 gelas, masuk neraka.
4.
Arak Bali
Mirip dengan tuak, arak bali merupakan minuman keras hasil fermentasi dari sari kelapa dan buah-buahan lain. Kadar alkoholnya 37-50%. Arak ini dari namanya saja sudah jelas berasal dari Bali dan sering digunakan dalam upacara-upacara adat. Dalam upacara menghormati para dewata arak akan dituangkan ke daun pisang yang sudah dibentuk seperti tangkup dan kemudian arak akan dicpiratkan tangan kanan dengan bantuan sebuah bunga. Arak-arak untuk upacara biasanya mutu terendah karena arak terbaik akan diminum. Arak ini cukup populer juga di kalangan wisatawan di Bali dan salah satu resep cocktail yang terkenal adalah “arak attack” yaitu campuran Arak Bali dan orange juice. Meskipun banyak turis mancanegara tidak akan terkesan dengan rasa arak dibanding minuman keras dunia lainnya namun keberadaan Arak Bali jelas membantu seorang asing menikmati liburannya dan mempromosikan pulau dewata.
5.Sopi
Sopi adalah minuman keras asal Maluku yang dilarang di sana namun sudah sangat populer dan mendarah daging. Sopi sendiri merupakan fermentasi dari pohon aren (jadi masih bersaudara dengan minuman keras Indonesia lainnya) dan memiliki kadar alkohol diatas 50%. Pembuatan Sopi yang menghasilkan rasa khasnya adalah penambahan bubuk akar Husor dan penggunaan bambu untuk penyulingan. Para pembuat Sopi tradisional meskipun terlarang sangatlah makmur sampai bisa menyekolahkan anak-anak mereka sampai ke bangku kuliah maka ada sebutan di Maluku sudah ada orang yang menjadi profesor-profesor karena Sopi ini. Ada yang bilang rasa Sopi mirip Vodka.
6.Lapen
Nah minuman keras asal Yogyakarta ini reputasinya sungguh buruk. Coba saja Anda cari di google mengenai minuman ini, halaman awal akan didominasi kisah-kisah tragis penegak lapen, dari kebutaan, kelumpuhan, sampai kematian massal. Namanya pun sudah cukup sangar Lapen merupakan singkatan dari “langsung pening”. Memang cara pembuatannyapun akan membuat kita geleng kepala. Alkohol 98,5% dicampur 15 liter air mineral ditambah gula dan pemanis lainnya, didiamkan 12 jam siap untuk dikonsumsi. Anda yang jeli akan bertanya alkohol apa yang dipakai? Disitulah masalahnya karena tidak jelas maka minuman ini sering terkontaminasi Methanol yang sangat beracun (bahan kosmetik, pembersih, dll) yang akan menjadi asam di dalam tubuh dan menyerang sistem saraf terutama saraf mata. Lebih parahnya lagi di Yogyakarta para pemuda yang hilang arah sering adu keberanian dengan mencampur Lapen dengan berbagai cairan lain untuk memperkuat rasanya, dan yang kami maksud cairan bukan hanya cairan minuman tapi bisa karbol, formalin, dan bahan kimia apapun yang bisa Anda pikirkan. Tidak heran halaman demi halaman pencarian google untuk “Lapen” dihiasi obituari dan berita pengerebekan polisi.
7.Anggur Orang Tua, Bir Bintang, Anker Beer, dan Minuman Keras Lokal Lainnya
Meskipun masih menjadi polemik dan perdebatan di kalangan rohaniawan, minuman keras produksi skala besar telah menjadi bisnis yang sangat besar. Lihat saja grup orang tua yang dari anggur kolesomnya bisa merambah hingga ke bisnis makanan lain. Bir produksi dalam negeri (yang rasanya kalah jauh dengan bir luar negeri) juga populer di kalangan masyarakat kecil. Minuman-minuman itu ada di daftar ini hanya karena mereka dibuat di Indonesia meskipun kecil nilai tradisinya.
Anggur Orang Tua, Bir Bintang, Anker Beer, dan Minuman Keras Lokal Lainnya
Meskipun masih menjadi polemik dan perdebatan di kalangan rohaniawan, minuman keras produksi skala besar telah menjadi bisnis yang sangat besar. Lihat saja grup orang tua yang dari anggur kolesomnya bisa merambah hingga ke bisnis makanan lain. Bir produksi dalam negeri (yang rasanya kalah jauh dengan bir luar negeri) juga populer di kalangan masyarakat kecil. Minuman-minuman itu ada di daftar ini hanya karena mereka dibuat di Indonesia meskipun kecil nilai tradisinya.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar